Image of Pendidikan pesantren: pola pengasuhan,pembentukan karakter, dan perlindungan anak

Terbitan DPR

Pendidikan pesantren: pola pengasuhan,pembentukan karakter, dan perlindungan anak



Salah satu bentuk institusi pendidikan keagamaan Islam di Indonesia adalah pondok pesantren. Institusi ini memiliki sistem pendidikan yang unik sehingga berneda dengan institusi pendidikan keagamaan lainnya, seperti madrasah. Keunikan sistem pendidikan pesantren oleh Abdurrahman Wahid disebut dengan istilah subkultur, sementara Zamakhhsari Dhofier menyebut keunikan sistem pendidikan pesantren itu dengan tradisi pesantren. Seiring dengan ikhtiar revitalisasi pendidikan, pesantren tentu menjadi pelopor perubahan, tanpa menghilangkan kekhasan dunia pesantren yang lekat dengan kekhasan nilai keindonesiaan dan keislaman.Spirit Islam sebagai agama ramah terhadap anak, tentu senafas dengan spirit perlindungan anak, sudah seyogyanya pesantren sebagai lembaga pengasuhan menafaskan dirinya sebagai pesantren ramah anak dengan indikator;manajemen kepemimpinan yang mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi santri,tenaga pendidik dan kependidikan memiliki maindset perlindungan anak,kultur relasi sosial,relasi antara guru dan santri maupun kultur pembelajaran berbasis spirit ramah anak. Bab I buku ini membahas tentang Sistem Pendidikan Pesantren,Bab II Pengasuhan Santri di Pesantren,Bab III Pembentukan Karakter Santri,Bab IV Perlindungan Hak Anak di pesantren.


Ketersediaan

13008360297.77 FAH pKoleksi Produk DPR RI - Perpustakaan DPR RI Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
297.77 FAH p
Penerbit P3DI Setjen DPR Republik Indonesia dan Azza Grafika : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
xi,142 hlm. ; 23 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786021247341
Klasifikasi
297.77
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this