Selamat datang di website E-PAPER PERPUSTAKAAN DPRRI.

Koleksi Perpustakaan DPR RI

Judul Bawaslu Temukan Ratusan Surat Suara Rusak di Kota Bandung
Tanggal 11 Januari 2024
Surat Kabar Kompas
Halaman -
Kata Kunci Pemilihan Umum
AKD - Komisi II
Isi Artikel

Bawaslu menemukan ratusan surat suara rusak untuk pemilihan anggota DPD RI di Kota Bandung.

BANDUNG, KOMPAS — Badan Pengawas Pemilu menemukan 330 lembar surat suara dalam kondisi rusak untuk pemilihan anggota DPD RI. Temuan itu di tengah proses penyortiran dan pelipatan surat suara.

Ketua Bawaslu Kota Bandung Dimas A Iskandar mengatakan, surat suara yang rusak dalam kondisi telah terobek. Ada juga kondisi kertas surat suara yang tipis. Seluruh temuan itu berdasarkan pengecekan proses penyortiran dan pelipatan pada Selasa lalu.

”Kemungkinan surat suara yang rusak akibat proses pencetakan. Penyebab lainnya kemungkinan dari proses distribusi surat suara,” ujar Dimas, Kamis (11/1/2024).

Tampak aktivitas distribusi logistik Pemilu 2024 di gudang KPU Kabupaten Cimahi, Jawa Barat, pada Oktober 2023.

DOKUMENTASI KPU JAWA BARAT

Tampak aktivitas distribusi logistik Pemilu 2024 di gudang KPU Kabupaten Cimahi, Jawa Barat, pada Oktober 2023.

Ia menambahkan, surat suara yang rusak akan langsung dimusnahkan. ”Apabila dalam hasil perhitungan terdapat kekurangan surat suara, pihak perusahaan yang ditunjuk KPU akan kembali mencetaknya,” tambah Dimas.

Baca juga: Bawaslu Temukan Surat Suara Rusak di 127 Daerah

Ketua KPU Kota Bandung Wenti Frihadianti membenarkan temuan ratusan surat suara yang rusak. Kondisi ini menyebabkan terjadi kekurangan 330 lembar surat suara.

Apabila dalam hasil perhitungan terdapat kekurangan surat suara, pihak perusahaan yang ditunjuk KPU akan kembali mencetaknya.

Ia menyatakan total surat suara yang telah dilipat untuk DPD RI sebanyak 941.274 lembar. Data ini berdasarkan laporan per tanggal 9 Januari 2024.

Adapun jumlah daftar pemilih tetap di Kota Bandung sebanyak 1.872.381 orang. KPU Kota Bandung menargetkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2024 mencapai 90 persen.

Mobil peserta Kirab Pemilu 2024 di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/10/2023).

KOMPAS/FABIO MARIA LOPES COSTA

Mobil peserta Kirab Pemilu 2024 di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/10/2023).

Kota Bandung pernah mencatat sejarah angka partisipasi pemilih pada pemilu tahun 2019 mencapai 87,16 persen. Raihan ini melebihi angka partisipasi pemilih di tingkat nasional, yakni 77 persen pada pemilu tahun 2019.

”Proses pelipatan surat suara mulai tanggal 8 hingga 18 Januari 2024. Kami melibatkan 950 orang untuk melipat surat surat Pemilu 2024 untuk wilayah Kota Bandung,” tutur Wenti.

Baca juga: KPU Targetkan Partisipasi Pemilih di Bandung hingga 90 PersenBerdasarkan data KPU, DPT yang sudah ditetapkan sebagian besar terkonsentrasi di Jawa. Bisa dikatakan tingkat persaingan lebih tajam ada di wilayah ini, terutama di kantong-kantong pemilih yang lebih besar. Hal ini terekam dari DPT menyebutkan, separuh lebih pemilih (56 persen) berasal dari wilayah enam provinsi di Pulau Jawa, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Banten. Tak pelak, tingkat persaingan memperebutkan suara pemilih di Jawa akan tetap lebih ketat dibandingkan dengan wilayah lainnya. Baca juga: Mendata Pemilih, Meningkatkan Partisipasi di Pemilu 2024

  Kembali ke sebelumnya