| Judul | KA Bangunkarta Anjlok di Brebes, Sejumlah Perjalanan Kereta Api Dialihkan ke Jalur Utara |
| Tanggal | 07 April 2026 |
| Surat Kabar | Kompas |
| Halaman | 11 |
| Kata Kunci | Pengangkutan |
| AKD |
- Komisi V |
| Isi Artikel | Beberapa perjalanan kereta api dialihkan dari jalur selatan ke jalur utara Jawa karena anjloknya KA Bangunkarta di emplasemen Stasiun Bumiayu, Brebes, Jateng. Oleh Haris Firdaus, Kristi Dwi Utami SEMARANG, KOMPAS — Anjloknya Kereta Api Bangunkarta di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (6/4/2026) siang, menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api terdampak. Beberapa perjalanan KA itu terpaksa dialihkan dari jalur selatan dengan memutar lewat jalur utara Jawa. Sebelumnya diberitakan, KA Bangunkarta dengan rute Jombang, Jawa Timur, ke Pasar Senen, Jakarta, anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu pada Senin sekitar pukul 14.15 WIB. Jumlah kereta yang anjlok disebut sebanyak tiga unit. Peristiwa tersebut menyebabkan lintasan kereta api di lokasi kejadian, baik jalur hulu maupun jalur hilir, menjadi terhalang sehingga tidak dapat dilalui kereta api. Kondisi itulah yang membuat sejumlah perjalanan KA dialihkan dari jalur selatan Jawa menjadi memutar melewati jalur utara. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang pun melakukan antisipasi dan koordinasi terkait perubahan pola operasi sejumlah perjalanan kereta api itu. Hal itu dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api di wilayah Daop 4. ”KAI Daop 4 Semarang telah melakukan pemberitahuan secara intensif kepada seluruh jajaran operasional di stasiun, petugas pengatur perjalanan kereta api, serta penjaga perlintasan sebidang terkait adanya perubahan pola operasi perjalanan KA yang memutar melalui jalur utara,” kata Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif dalam keterangan tertulis. Luqman menjelaskan, jalur yang digunakan untuk perjalanan memutar tersebut meliputi lintas Cirebon-Tegal-Semarang Tawang-Brumbung-Gundih-Solo, serta sebaliknya dari Solo-Gundih-Brumbung-Semarang Tawang-Tegal-Cirebon. ”Per Senin (6/4/2026) pukul 16.30 WIB, sejumlah perjalanan kereta api di lintas selatan akan memutar melalui jalur utara Jawa. Namun, KA keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang tidak mengalami perubahan jadwal keberangkatan,” ujarnya. Berdasarkan data PT KAI Daop 4 Semarang, sedikitnya ada 13 kereta api yang harus memutar melalui jalur utara. Beberapa di antaranya adalah KA 256B Jaka Tingkir relasi Pasar Senen-Solo memutar via Cirebon-Semarang-Brumbung-Gundih-Solo serta KA 62B Manahan relasi Gambir-Solo memutar via Prupuk-Tegal-Semarang-Brumbung-Gundih-Solo. Ada juga KA 90 Gayabaru Malam Selatan relasi Pasarsenen-Surabaya Gubeng memutar via Prupuk-Tegal-Semarang-Brumbung-Gundih-Solo, KA 44 Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta memutar via Cirebon-Semarang-Brumbung-Gundih-Solo, serta KA 47 Taksaka relasi Yogyakarta-Gambir memutar via Yogyakarta-Solo-Gundih-Brumbung-Semarang-Tegal-Cirebon. KA 162 Bangunkarta relasi Pasar Senen-Jombang memutar via Cirebon-Semarang-Brumbung-Gundih-olo, KA 7042 (KA Penumpang Tambahan) relasi Gambir-Surabaya Gubeng memutar via Cirebon-Semarang-Surabaya Pasarturi-Surabaya Gubeng, sedangkan KA 8 Bima relasi Gambir-Surabaya Gubeng memutar via Cirebon-Semarang-Brumbung-Gundih-Solo. Sementara itu, KA 251 Jayakarta relasi Surabaya Gubeng-Pasar Senen memutar via Solo-Gundih-Brumbung-Semarang-Cirebon, KA 252 Jayakarta relasi Pasar Senen-Surabaya Gubeng memutar via Cirebon-Semarang-Surabaya Pasarturi-Surabaya Gubeng, serta KA 73B Senja Utama Solo relasi Solo-Pasar Senen memutar via Solo-Gundih-Brumbung-Semarang-Cirebon. Adapun KA 36 Gajayana relasi Gambir-Malang memutar via Cirebon-Semarang-Brumbung-Gundih-Solo, sedangkan KA 15 Argo Dwipangga relasi Solo-Gambir memutar via Solo-Gundih-Brumbung-Semarang-Cirebon. Kewaspadaan Luqman menambahkan, KAI Daop 4 juga meningkatkan kewaspadaan di titik-titik perlintasan sebidang seiring adanya peningkatan frekuensi perjalanan kereta api akibat pola operasi memutar. Para pengguna jalan pun diminta lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. ”Dengan adanya penambahan frekuensi perjalanan KA di jalur utara, masyarakat diharapkan untuk selalu disiplin, mematuhi rambu-rambu, serta mendahulukan perjalanan kereta api,” kata Luqman. Luqman menambahkan, PT KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api, serta memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal di tengah kondisi yang terjadi. ”Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan dan terus berupaya agar operasional perjalanan KA dapat kembali normal secepatnya,” tutur Luqman. Sebelumnya, Manajer Humas PT KA Daop 5 Purwokerto M As’ad Habibuddin mengatakan, pihaknya menyiapkan 10 bus untuk mengevakuasi penumpang KA Bangunkarta yang anjlok. Dia menambahkan, sesaat setelah anjloknya kereta api itu, tim Tanggap Darurat PT KAI Daop 5 Purwokerto langsung bergerak melakukan penanganan. ”KAI akan mengupayakan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan,” tutur As’ad. |
| Kembali ke sebelumnya |