[JAKARTA] Partai Golkar (PG) mulai membidik pemilih pemula untuk memenangkan berbagai momentum politik. Karena sebagian besar pemilih pemula lahir di era Generasi Y, maka PGmenerapkan model kampanye digital. Ketua Umum PG S e t y a No v a n t o mengatakan, saat ini penting sekali bagi partai politik untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial. Apalagi di zaman Generasi Y yang lahir di tahun 90-an ini sangat fanatik terhadap media sodial (medsos) dan sangat terpengaruh kemajuan teknologi. Dijelaskan, strategi kampanye media sosial dimulai di era Barack Obama dan menjadi sejarah dunia dalam kemenangannya. “Partai Golkar sadar betul dengan kondisi ini. Karena itu, kampanye demokrasi digital harus menjadi pilihan,” kata Novanto, di Jakarta, Minggu (4/9). Hal ini, kata dia, sangat penting karena jumlah pemilih pemula sangat besar, kurang lebih 60 juta usia remaja pada 2019 dan mereka akan menjadi pemilih pemula. “Kampanye digital akan mengubah wajah Partai Golkar menjadi partai anak muda,” kata Novanto. Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Partai Golkar oleh Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I (Jawa dan Sumatera) menghasilkan beberapa keputusan dan strategi. Salah satunya adalah DPP Partai Golkar dan semua DPD Golkar semakin kompak dan mantap untuk memenangkan Jokowi pada Pilpres 2019. [F-5/W-12]