SejarahPerpustakaan DPR

Perpustakaan DPR RI mulai berdiri sejalan dengan dimulainya sejarah Parlemen (Volksraad) di Indonesia. Sekitar tahun 1951, pada saat Pemerintah Negara Indonesia masih berbentuk Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) yang berkedudukan di Yogyakarta, Perpustakaan pindah ke Yogyakarta. Perpustakaan ini merupakan kelanjutan dari “Bibliotheca Volksraad”, milik pemerintah Hindia Belanda di Indonesia, sehingga sebagian koleksinya merupakan peninggalan dari Perpustakaan “Volksraad”. Sejak ibu kota pemerintah Republik Indonesia pindah ke Jakarta, perpustakaan ditempatkan di Gedung yang berlokasi di sekitar Lapangan Banteng yang pernah menjadi Gedung Balai Pustaka. Saat ini Perpustakaan DPR berada di area Gedung DPR RI, Senayan.

Pada tahun 2019, Perpustakaan DPR RI mengalami renovasi yang mengubah keseluruhan tampilan tata letak ruangannya menjadi lebih modern dan mementingkan kenyamanan untuk para pengunjung Perpustakaan DPR RI. Renovasi tersebut selesai pada awal tahun 2020 dan desain masih bertahan sampai sekarang.